UK Gambling Commission (UKGC) akhirnya menemukan ketua tetap barunya setelah periode ketidakpastian kepemimpinan yang panjang, yang dimulai dengan mundurnya Marcus Boyle pada Januari 2025. Ruth Evans akhirnya terpilih untuk memimpin komisi tersebut.
Evans tentang Penunjukan Ini: "Saya Sangat Senang"
Menanggapi keputusan tersebut, Evans mengatakan: "Saya sangat senang telah ditunjuk sebagai ketua Gambling Commission pada saat perannya dalam menjaga perjudian tetap adil, aman, dan bebas kejahatan semakin penting."
Ketua baru ini akan mengambil alih peran tersebut pada 30 September, menggantikan Charles Counsell, yang menjabat sebagai ketua sementara sejak Boyle mundur. Evans, yang akan menjabat selama lima tahun, membawa pengalaman luas dalam perlindungan konsumen, regulasi, dan kejahatan finansial.
Rekam jejaknya yang luas termasuk sebagai pendiri Stop Scams UK, serta ketua Independent Parliamentary Standards Authority dan Bar Standards Board, dan sebagai anggota awam General Medical Council selama sembilan tahun.
Di sana, ia memimpin Standards and Ethics Committee dewan tersebut, sambil juga menjabat sebagai direktur non-eksekutif di Serious Fraud Office.
Latar belakangnya dalam menangani kejahatan finansial termasuk memimpin kelompok pengarah yang bertanggung jawab membantu korban penipuan authorized push payment mendapatkan kompensasi.
UKGC Menghadapi Tantangan Besar
Kedatangan Evans ini bertepatan dengan momen yang sangat penting bagi Gambling Commission, karena regulator tersebut telah mengalami beberapa kepergian pejabat senior selama setahun terakhir, termasuk CEO Andrew Rhodes pada April dan direktur eksekutif Tim Miller pada Juni.
Ada juga perubahan di dalam Department for Culture, Media and Sport, termasuk menteri perjudian baru, sementara pegawai negeri DCMS Sarah Fox telah diperbantukan ke Gambling Commission untuk mengambil alih tugas Miller.
Menteri Kebudayaan Lisa Nandy menyambut baik penunjukan Evans, mengatakan bahwa ia akan mengemban peran ini pada saat yang penting bagi industri dan membantu mendukung sektor yang berkelanjutan sambil memastikan perlindungan yang kuat terhadap bahaya terkait perjudian.
Salah satu isu terbesar yang dihadapi ketua baru ini adalah arah masa depan regulasi perjudian. Perubahan yang diusulkan, termasuk keputusan untuk mencabut prinsip "aim to permit", telah memunculkan pertanyaan penting tentang apakah reformasi legislatif yang lebih luas pada akhirnya diperlukan.
Evans mengatakan kolaborasi antara regulator, industri, dan perusahaan teknologi akan menjadi hal yang penting untuk mencapai hasil yang lebih baik bagi konsumen.
Penunjukan besar yang tersisa adalah CEO Gambling Commission. Sarah Gardner saat ini menjabat sebagai pelaksana tugas CEO, sehingga regulator masih menunggu pengganti tetap.
Sementara itu, Counsell akan meninggalkan posisi ketua setelah lebih dari setahun menjabat sebagai ketua sementara. Nandy berterima kasih atas kerjanya, menyebutnya sebagai "ketua yang penuh semangat dan tekun."
Posisi ketua UK Gambling Commission membawa remunerasi tahunan sebesar GBP 85.000 ($115.000) untuk komitmen dua hari per minggu.