Bethropic

Deportasi ICE Berawal dari Tamparan di Wynn Las Vegas Buffet

hollow30730 dilihat
🌐 Originally written in English· AI translationView original

Sebuah tamparan di sebuah buffet di Las Vegas Strip membuat seorang turis harus menghabiskan tiga bulan dalam tahanan Immigration and Customs Enforcement (ICE) sebelum akhirnya dideportasi ke negara asalnya.

Wynn dan Encore Las Vegas. (Gambar: Shutterstock)

Arpine Misakyan dari California Selatan ditangkap pada 6 April 2026 di Encore Las Vegas atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga setelah pertengkaran dengan suaminya di The Buffet at Wynn, menurut laporan penangkapan yang diperoleh KLAS-TV/Las Vegas.

Meskipun kantor Kejaksaan Distrik Clark County menolak untuk melanjutkan tuntutan kekerasan dalam rumah tangga terhadap Misakyan karena memukul suaminya, hal itu tidak menghentikan ICE untuk menangkapnya saat ia masih berada dalam tahanan di Clark County Detention Center.

Misakyan dipindahkan ke Henderson Detention Center, kemudian ke Adelanto ICE Processing Facility di San Bernardino County, Calif., sebelum akhirnya menerima deportasi sukarela ke Armenia tiga bulan kemudian.

“Petugas ICE Salt Lake City di Las Vegas menangkap Arpine Misakayan, 28 tahun, seorang imigran ilegal dari Armenia di Clark County Detention Center pada 8 April,” kata juru bicara ICE kepada KLAS dalam sebuah pernyataan. “Misakyan menerima keberangkatan sukarela dan dipulangkan ke negara asalnya pada 4 Juli 2026.”

Menurut KLAS, Misakyan dilaporkan memiliki kasus suaka yang masih berjalan pada saat itu.

Perselisihan

Menurut laporan penangkapan Misakyan, pasangan itu sedang bertengkar soal telepon ketika kamera keamanan Wynn merekam Misakyan menampar suaminya, dan seorang petugas pengawas menghubungi Las Vegas Metropolitan Police Department (LVMPD).

Misakyan ditangkap oleh ICE saat masih dalam tahanan di Clark County Detention Center. (Gambar: Shutterstock)

Dalam rekaman bodycam penangkapan Misakyan yang diambil oleh LVMPD, suami Misakyan, Karen Harutyunyan, memberi tahu petugas: “Istri merasa tidak enak badan. Istri menampar saya karena saya dan istri saya, hari ini terlalu banyak pesta dan bersenang-senang, oke? Masalah keluarga.”

Misakyan dibawa keluar dari Encore dengan tandu setelah mengeluhkan tekanan darah tinggi dan kesulitan bernapas. Ia dibawa ke rumah sakit UMC dan diobservasi sebelum dipindahkan ke Clark County Detention Center.

Kena ICE

Karen Harutyunyan beberapa kali mencoba membebaskan istrinya, namun sia-sia. Awalnya, seorang petugas mengutip ketentuan Nevada yang mewajibkan penahanan 12 jam dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (NRS 178.484, masa jeda wajib sebelum jaminan) sebagai alasan penahanannya.

ICE diberitahu karena kebijakan pemberitahuan ICE dari LVMPD (dan nota kesepahaman terpisah 287(g) Warrant Service Officer). Kebijakan tersebut menyatakan: “Ketika seorang individu kelahiran luar negeri ditangkap dan didakwa dengan tindak pidana berat, kekerasan dalam rumah tangga, mengemudi dalam pengaruh alkohol (DUI), perampokan, pencurian, larceny, petit larceny, dan/atau penyerangan terhadap petugas penegak hukum, Detention Services Division (DSD) akan memberi tahu ICE baik pada saat penahanan maupun pembebasan.”

Pada 18 Mei, Misakyan menggugat James Janecka — kepala penjara ICE Processing Center di daerah gurun tinggi tempat ia ditahan — serta Jaksa Agung AS Pam Bondi, pejabat senior ICE Tae Johnson, dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin dalam upaya untuk menggugat penahanannya.

Namun, sebelum hakim sempat memutuskan pokok perkara kasusnya, ia memilih untuk mencabut gugatannya dan mendeportasi dirinya sendiri secara sukarela.

Postingan ICE Deportation Begins with Slap at Wynn Las Vegas Buffet pertama kali muncul di Casino.org.

Deportasi ICE Berawal dari Tamparan di Wynn Las Vegas Buffet

Komentar (2)

  • mellowlantern51

    That's wild - she got deported over a slap at a buffet? The DA didn't even want to press charges but ICE still picked her up while she was locked up.

  • That's wild - she got deported over a slap at a buffet that the DA didn't even charge? Seems rough if she had an active asylum case going.